Langkah awal pemrograman Android

androidSebelum memulai ke dalam penulisan program. Kita harus tahu terlebih dahulu, aplikasi apa saja yang dibutuhkan untuk melakukan penulisan program Android. Perangkat atau aplikasi yang dibutuhkan adalah JDK (Java), Android SDK dan Eclipse (optional). Berikut adalah pembahasan dari masing-masing perangkat-perangkat tersebut.
JDK
Java Development Kit (JDK) ini wajib hukumnya, karena Android merupakan aplikasi yang dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman Java. Untuk mendapatkan installer JDK bisa mengunduh / medownload langsung di situs resminya. Pilihlah installer JDK (java) yang sesuai dengan sistem operasi komputer kita. JDK yang bisa digunakan untuk membuat program Android adalah JDK 5 dan 6 atau versi terbarunya.

Jika komputer sudah terinstall Java dengan benar, maka kita bisa melakukan langkah berikutnya.

Android SDK
Namanya juga Android programming, mau tidak mau ya harus memerlukan Android SDK. Untuk mendapatkan installer Android SDK bisa mengunduh di situs resminya. Sama halnya dengan JDK, installer Android SDK yang kita pilih adalah yang sesuai dengan platform atau sistem operasi yang digunakan di komputer yang akan kita gunakan untuk membuat program Android.
Namun yang kita download adalah package starter dan bukan lingkungan pengembangnya (development environment). Ini hanya berisi alat-alat utamanya saja. Ketika kita selesai mendownload, kita bisa langsung menginstallnya. Ketika proses install berlangsung maka nanti disediakan pilihan untuk package dari Android yang akan digunakan untuk pengembangan, mulai dari Android 1.5 hingga Android 3.0. Namun beberapa package yang benar-benar akan digunakan. Karena jika kita menggunakan semuanya, selain menghabiskan kapasitas harddisk kita juga dapat menghabiskan waktu kita karena terlalu lamanya proses download package tersebut. Jadi, download seperlunya saja, pilih 1 atau 2 package ditambah package lainnya seperti sample. Jika sewaktu-waktu membutuhkan package yang belum di-download, tinggal jalankan Android Manager lalu pilih Available Package dan pilih Repository lalu pilih package yang diperlukan

Eclipse

Penggunaan Eclipse sebenarnya bersifat optional, artinya bisa digunakan atau pun tidak. Karena Eclipse bisa digantikan oleh editor lainnya. Namun saya lebih menyarankan Eclipse karena Eclipse bisa memudahkan kita dalam hal pembuatan program Android dan juga karena Eclipse masih berbasis teks. Jadi kita bakal melakukan pemrograman dengan menulis source code terus menerus bukan dengan cara drag ‘n drop. Hal ini membantu kita dalam memahami setiap baris code yang kita butuhkan untuk membuat aplikasi Android. Kalau belajar lebih baik pilih yang di tengah-tengah saja, jangan terlalu mudah dan jangan juga terlalu susah. Klo kita memilih metode yang terlalu susah juga, kemungkinan kita tidak akan memulainya karena sudah terbayang di kepala kita betapa sulitnya hal tersebut.

Eclipse bisa di download di situs resminya. Eclipse yang bisa digunakan adalah Eclipse yang mendukung pengembangan pemrograman berbasis Java. Versi yang direkomendasikan adalah Eclipse versi 3.5 Galileo atau versi 3.4 Ganymade. Hal ini dikarekan penulis pernah membaca bahwa terdapat sedikit masalah dengan Eclipse 3.6 Helios, walaupun penulis pernah mencoba menggunakan Helios namun bisa berjalan baik untuk Android. Tapi kita lebih baik mencari aman saja. heheheeh

Jika sudah selesai proses download Eclips, maka install Eclipse. Caranya hanya dengan mengekstraknya saja lalu kita bisa menggunakan dengan mengklik dua kali file Eclipse.exe. Mudah bukan?? Oke, sekarang kita selaraskan eclipse yang digunakan dengan Android SDK yang sudah terinstall. Pilih menu Help –> Install New Software. Maka akan muncul tampilan window Available Software. Pilih Add lalu akan muncul tampilan window Add Repository. Isikan field Name dengan nama Android (bisa diganti yang lain). Lalu isikan field Location dengan https://dl-ssl.google.com/android/eclipse/.

Setelah itu restart Eclipse. Lalu pilih menu Window –> Preferences. Isikan field Location SDK dengan alamat path dari Android SDK yang sudah terinstall di komputer lalu klik Ok. Selanjutnya pilih menu Window –> Android SDK dan AVD Manager. Pilih Virtual Devices lalu klik New. Isikan Name dengan Coba Android (bisa diganti yang lain). Dan isikan field Target dengan package atau platform Android yang sebelumnya telah kita download (misalkan 1.6). Lalu klik Create AVD. AVD atau Android Virtual Device ini digunakan untuk menjalankan emulator Android sesuai dengan platform yang kita pilih.

sumber : http://ramdit.blogspot.com/2012/05/awal-pemrograman-android.html

Posted on February 26, 2013, in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: